Terimakasih telah berkunjung ke forum Kediri. Untuk masuk sebagai member silahkan daftar dulu dengan memasukkan email dan password( dikolom bawah ini).
Pendaftaran ini tanpa konfirmasi email, kami hargai waktu anda.

Jika anda sebagai member silahkan LOGIN.



 
IndeksPencarianFAQPendaftaranLogin
Latest topics
WAH SUDAH LAKU 50rb/2bulan call: 085649003001 murah GAN
Photobucket

LAPTOP, CCTV, DVR & KOMPUTER

laptop, komputer,Instalasi CCTV,hardisk, LCD led, Sparepart komptr..hub. 085649003001



TANAH + BANGUNAN

JUAL CEPAT , Balowerti II/42b KDR ,cocok untuk Rumah tinggal /gudang/parkir luas SHM L=415m2, Hub.: Bu IS 085856800900


PASANG IKLAN 50RB; 2 BULAN TAMPIL DISINI..BIAR "WAH SUDAH LAKU "


Photobucket




Share | 
 

 Aksi seorang hacker....white..

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Yuni



Posting : 26
Location : KEDIRI
Points : 2907
Reputasi : 0
Join date: : 23.12.08

PostSubyek: Aksi seorang hacker....white..   Tue 27 Jan 2009, 3:04 pm

Sumber : majalah tempo interaktif

Semangat pamer ego serta rasa penasaran menjadi pemicu para hacker?pembobol sistem dan jaringan komputer?berolah kemahiran.
IWAN
Dharmawan alias chikebum putus cinta setahun silam. Tapi, alih-alih
frustrasi karena ditinggal kekasih, tamatnya perbuhulan dengan sang
pacar justru memacu kreativitas remaja 20 tahun itu. Iwan membobol
situs Toko Serba Ada Matahari di Jakarta. Sukses melaksanakan misinya,
ia mengganti tampilan situs toserba itu dengan kata-kata cinta. Salam
cinta itu ia persembahkan bagi Katherina, gadis yang mencampakkannya
setelah ia pacari dua tahun. Aksi pembobolan Iwan boleh saja disebut
kekonyolan khas anak muda. Dan segera saja aksinya itu mendapat
dukungan teman-temannya yang ikut membobol beberapa situs lain sebagai
"aksi dukungan". Kegagalan cinta chikebum bisa menjadi ilustrasi bahwa
dunia para hacker adalah sebuah dunia unik yang berwarna-warni. Latar
belakang mereka yang beragam menjadi salah satu contoh: ada dosen,
pengelola warung internet, dan pemuda tanggung. Motivasi membobol pun
beragam, dari sekadar jahil menjajal kehebatan sistem keamanan sebuah
situs hingga mencari uang. Yang menyatukan mereka adalah rasa ingin
tahu yang selalu berkembang terhadap segala pernik ilmu jaringan
komputer. Para hacker juga menyebut diri sebagai "seniman".
Membuka?membongkar, tepatnya?jaringan komputer memang perlu kepiawaian
tinggi. Tanpa imajinasi?yang lekat dengan ciri seniman?sulit bagi
seseorang untuk memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem jaringan
komputer. Para pembobol ini juga enggan berhubungan dengan orang yang
belum dikenalnya. Tak mengherankan, dunia para hacker kerap menggoda
rasa ingin tahu: siapa saja "seniman" virtual ini? Dan seberapa
misteriusnya mereka? Berikut ini profil beberapa hacker yang bersedia
membuka diri kepada TEMPO. Iwan Dharmawan (chikebum) Sekolahnya
terhenti di kelas dua SMP. Setidaknya begitulah pengakuan pemuda asal
Jakarta ini. Namun, "prestasi" salah satu pentolan kelompok
Antihackerlink ini cukup mengagumkan. Ia pernah membobol aneka server
dengan domain .au, .id, .kr, .tw, .edu, dan .com. Selain Toserba
Matahari, Perusahaan Listrik Negara pernah menjadi korbannya. Sebelum
beraksi, ia mengirim peringatan kepada pengelola situs yang ia bidik
agar menambal lubang kelemahan sebelum dibobol orang. "Bila peringatan
ini diabaikan, ya sudah, saya bobol sendiri untuk pelajaran," tulis
chikebum, yang dilengkapi emoticon J alias senyum lebar, dalam
wawancara via e-mail dengan TEMPO. Iwan mengenal komputer pada usia 15
tahun setelah putus sekolah. Kegandrungan pertamanya adalah merancang
situs dengan menggunakan Java Script atau DHTML (dynamic hypertext
mark-up language)?jenis-jenis bahasa pemrograman. Urusan bobol-membobol
situs pun ia kenal melalui internet. Awalnya, Iwan mengaku penasaran
terhadap cara kerja surat elektronik. Setelah Iwan "berbelanja" di
pelbagai kanal, akhirnya ada yang menganjurkan agar ia belajar jaringan
komputer yang menggunakan sistem operasi Unix dan Linux, yang amat
menggelitik rasa ingin tahunya. Dan ia mulai mengutak-atik sistem
keamanan situs orang lain. Remaja yang kerap nongkrong di Kafe
Jalan-Jalan di Kuningan, Jakarta Selatan, ini mengaku sering merasa
sebal terhadap pembobol yang asal tembak. Iwan mencontohkan, ada hacker
yang gemar mengutak-atik halaman depan satu situs (melakukan deface)
tapi tak bisa mengembalikannya seperti semula. Wenas Agusetiawan (hC-
atau hantucrew) Setahun lalu, Singapura digegerkan aksi pemuda asal
Malang ini. Wenas?saat itu berusia 16 tahun?ditangkap aparat yang
berhasil mengendus jejaknya seusai ia membobol situs Data Storage
Institute, Singapura. Selama persidangan, beberapa teman Wenas yang
tergabung dalam Antihackerlink membobol tiga situs dengan domain .sg
atau Singapura sebagai tanda protes. Wenas sendiri, karena masih
remaja, akhirnya tak dikenai hukuman badan, tapi ia harus membayar
denda senilai Rp 75 juta. "Wah, itu kenangan terburuk yang sudah saya
lupakan," Wenas menulis dalam e-mail kepada TEMPO. Musibah di Singapura
itu membuatnya betul-betul "tobat". Padahal, anak bungsu dari dua
bersaudara ini tadinya tergolong amat badung dalam aksi-aksi
pembobolan. Pelbagai situs, baik di dalam maupun di luar negeri, enteng
saja ia jebol. Wenas punya kebiasaan unik dalam beraksi: saban kali
menjebol situs lokal, ia selalu menyerukan pembubaran Hackerlink
pimpinan Edy Liu?salah seorang hacker yang membuat Wenas kesal.
Alasannya, Hackerlink dianggapnya melakukan kegiatan komersial, yakni
berjualan Linux di situs mereka. Wenas yang punya hobi main catur ini
belajar komputer sejak berumur 12 tahun. Dasar berbakat, jurus-jurus
pembobolan bisa ia kuasai dalam waktu dua tahun. Sebelum mendirikan
Antihackerlink, Wenas pernah menjadi anggota Hackerlink dan Kecoak
Elektronik. Saat ini, Wenas sudah meninggalkan Antihackerlink. "Waktu
itu saya masih kecil dan nakal, bisanya cuma merusak jaringan,
he-he-he?," Wenas menjelaskan. Kini, pemuda yang sedang bersiap-siap
kuliah di Vancouver, Kanada, ini mengaku aktif di lembaga riset yang
tergolong organisasi white hat, organisasi yang bekerja untuk memajukan
pengetahuan tentang keamanan jaringan. "Doakan saya supaya bisa
membantu Indonesia yang sedang kacau," remaja ini menulis dalam surat
elektroniknya kepada TEMPO. Rummy Taulu (cyberbug atau cbug) Bila ada
pembobol yang bisa digolongkan sebagai aktivis, Rummy Taulu adalah
salah satunya. Senior di Kecoak Elektronik?kelompok pembobol situs?ini
acap melakukan aksi pembobolan bernuansa politis bersama rekan-rekannya
selama rezim Soeharto masih berkuasa. Situs Markas Besar Kepolisian RI,
Badan Pemeriksa Keuangan, dan Golkar mereka acak-acak. Di tampilan
situs yang telah porak-poranda, mereka mencantumkan sejumlah tuntutan,
antara lain penurunan harga, pelepasan tahanan politik, dan penggantian
presiden. Kegiatan Kecoak turut redup setelah Soeharto turun. Dari mana
Rummy menimba ilmu membobol? Lelaki berusia 36 tahun ini belajar
komputer secara otodidak. Pada 1988, ia mulai mengajar aplikasi
komputer di sebuah lembaga kursus di Manado. Karena ingin lebih banyak
mempelajari sistem operasi Linux, ia bergabung dengan kelompok Kecoak.
Saat ini, pekerjaan utama Rummy adalah menjadi pegawai Warung Internet
Nikita di Manado. Tadinya gemar membobol, Rummy kini aktif melakukan
hal yang sebaliknya: menangkal serbuan pembobol. Alhasil, ayah satu
anak yang mengidolakan Linus Torvalds?penemu Linux?ini kini sering
disewa perusahaan dalam ataupun luar negeri untuk mengamankan jaringan
komputer mereka. Rummy, yang kini mengajar di Universitas De La Salle
Manado, juga aktif sebagai konsultan. Ia menjadi pengasuh konsultasi
seputar keamanan server di media online Detik.com. Prasodjo dari http://www.gauli.com
Berburu lubang dahulu, menawarkan jasa kemudian. Pemeo inilah yang
boleh jadi dipakai Prasodjo dan 70 rekannya yang tergabung dalam http://www.gauli.com.
Kelompok pembobol situs ini bermarkas di Bandung. Anggota kelompok ini
rata-rata punya tujuh spesialisasi (jaringan, pemrograman, desain,
analisis sistem, permainan, peranti lunak/keras, serta penerapan
sistem). Salah satu kegiatan mereka adalah masuk ke situs orang lain
untuk menemukan kelemahan. Setelah itu, mereka menawarkan jasa untuk
mengamankan situs tersebut. Dengan cara ini, puluhan perusahaan sudah
menjadi klien mereka. "Tapi kami tak pernah merusak satu situs dulu
untuk mendapat klien," kata Prasodjo, 30 tahun. Pria ini juga mengajar
di salah satu lembaga pendidikan komputer di Bandung. Prasodjo gemar
menyusup di jaringan maya sejak masih kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi Bandung. Sukses membobol situs pertama, Prasodjo mulai
ketagihan. Kepada TEMPO, ia mengaku tak pernah merusak atau mencuri
data apa pun dari situs yang bisa dijebolnya. Sampai saat ini, Prasodjo
mengaku sudah sukses menembus puluhan situs. S'to dan Ruth dari http://www.jasakom.com Muda, cerdas, dan ambisius. Itulah gambaran S'to dan Ruth?sebut saja begitu?dua orang berusia 28 tahun. Keduanya mengelola http://www.jasakom.com?perusahaan yang menawarkan jasa keamanan jaringan. Cara kerja mereka mirip Prasodjo dari http://www.gauli.com,
yang gemar berselancar di situs orang lain untuk menemukan
lubang-lubang kelemahan. Hasilnya? Kedua alumni Jurusan Teknik
Informatika Bina Nusantara, Jakarta, ini berhasil menangguk sejumlah
klien. Kegiatan berbisnis kedua pemuda ini membuat geram para pembobol
yang tak punya motif bisnis. Alhasil, situs mereka pernah diserbu oleh
kelompok Antihackerlink. S'to dan Ruth tak mengelak mengenai masa lalu
mereka: keduanya memulai aksinya dari kejahilan semata. Setelah bosan,
S'to dan Ruth mengaku ingin melakukan sesuatu yang lebih positif. Dua
anak muda ini kemudian mendirikan kelompok Jasakom dengan lima rekan
mereka. Agar menarik minat pelanggan, mereka sering memunculkan
kelemahan sebuah situs yang habis mereka "kunjungi". Tujuannya adalah
menyadarkan pemilik situs. Namun, tak jarang pemilik situs memprotes
tindakan mereka karena cemas terhadap serangan hacker iseng yang ingin menangguk ilmu secara gratis.


Ujung ujungnya ternyata pada tobat
cermin ke depan kita Guys ... itulah masa depan kita
Kembali Ke Atas Go down
indoroids



Posting : 1
Location : nkristan@indo.net.id
Points : 2833
Reputasi : 0
Join date: : 02.03.09

PostSubyek: Re: Aksi seorang hacker....white..   Mon 02 Mar 2009, 4:50 pm

gw tetap milih jadi hacker
Kembali Ke Atas Go down
 
Aksi seorang hacker....white..
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» aksi ladybikers+ model seksi diatas moge ;) di TRANS|7,malam ini!!
» Aksi Damai MayDay 1 May 2010 Longmarch Bund. HI - Istana Negara & City Touring
» kata-kata bijak, semoga bermanfaat
» Diary of Detective (Page 1)
» SHERLOCK HOLMES itu ada kagak??????

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: kediri's Cafe :: OOT ( Out off Topic ) :: BEbas & Umum-
Navigasi: