Terimakasih telah berkunjung ke forum Kediri. Untuk masuk sebagai member silahkan daftar dulu dengan memasukkan email dan password( dikolom bawah ini).
Pendaftaran ini tanpa konfirmasi email, kami hargai waktu anda.

Jika anda sebagai member silahkan LOGIN.



 
IndeksPencarianFAQPendaftaranLogin
Latest topics
WAH SUDAH LAKU 50rb/2bulan call: 085649003001 murah GAN
Photobucket

LAPTOP, CCTV, DVR & KOMPUTER

laptop, komputer,Instalasi CCTV,hardisk, LCD led, Sparepart komptr..hub. 085649003001



TANAH + BANGUNAN

JUAL CEPAT , Balowerti II/42b KDR ,cocok untuk Rumah tinggal /gudang/parkir luas SHM L=415m2, Hub.: Bu IS 085856800900


PASANG IKLAN 50RB; 2 BULAN TAMPIL DISINI..BIAR "WAH SUDAH LAKU "


Photobucket




Share | 
 

 liat dan rasakan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Indah



Posting : 78
Location : kediri
Points : 2947
Reputasi : 6
Join date: : 10.02.09

PostSubyek: liat dan rasakan   Wed 25 Mar 2009, 6:21 pm




Penampilan bangunan yang meraksasa dan meraja diantara bangunan-bangunan lainnya.

Monumen Simpang
lima Gumul terletak di Kabupaten Kediri, dimana direncanakan jalan-jaan
mengitari sebuah lingkaran yang cukup besar, ditandai dengan sebuah
monumen ukuran raksasa, yang hampir bisa diperkirakan sebesar sepertiga
mall. Pertama kali melihat bangunan ini, tentunya yang terlintas adalah
kesan monumental yang luar biasa dari bangunan ini. Bukan hanya karena
ukuran, namun juga bentuknya yang menarik. Berada di sebuah kota kecil,
bangunan monumen ini mulai menarik perhatian banyak pengunjung,
meskipun belum berfungsi sebagai alun-alun bundar simpang lima. Hal ini
karena jalan-jalan yang menghubungkan simpang lima ini belum selesai
dibuat.





Daerah Gumul, kabupaten Kediri, dilihat dari atas monumen. Terlihat
jalan-jalan dan taman yang belum selesai dibuat. Namun obyek monumen
ini sudah mengundang perhatian banyak pengunjung, baik dari sekitar
Gumul maupun dari luar kota yang kebetulan lewat.


Terasa kesan ruang yang membuat pengunjung merasa sangat kecil diantara kebesaran bangunan.

Ketika memasuki kawasan bangunan ini, yang terasa adalah betapa
kecilnya kita diantara kolom-kolom raksasa itu. Mendongak,
memperhatikan sekitar, diantara skala sebesar itu membuat kemampuan
visual kita ditantang lebih jauh untuk memahami kehadiran kita dalam
lingkup massa raksasa itu. Bangunan ini setara 6 lantai, dengan
ruang-ruang untuk pertemuan di atas dan sebuah hall auditorium di
bagian atas, dengan sebuah dome.

Bagian interior monumen tampak terpengaruh oleh gaya arsitektur Mediterania.

Memperhatikan bangunan ini, terdapat beberapa kesan.
- Pertama; ia menjadi penanda yang sangat kuat untuk wilayah dimana
taraf masyarakatnya masih belum berkembang pesat, namun mulai terbuka
dengan adanya banyak siaran televisi.
- Kedua; penanda yang sangat
kuat itu bisa diibaratkan mall untuk daerah sekitarnya, dimana berarti
pemerintah daerah setempat cukup perhatian dengan kemajuan daerahnya
dengan membuat sebuah city landmark.
- Ketiga; perlu dipertanyakan tentang kehadiran sosok ini dibandingkan Arc de Triomphe di Paris, Perancis.
[file lama/daun.html]

Dengan adanya sebuah monumen seperti ini, untuk menandai dan menjadi
pusat titik dimana akan berkembang sebuah pola ruang jalan melingkar,
tampaknya pemerintah daerah setempat telah merencanakan bagaimana
simpang lima ini akan berperan dalam tata kota di masa mendatang.
Memang terlihat betapa besar pengaruhnya mulai dari sekarang.
Pemerintah yang lebih memilih untuk membangun bangunan ini juga patut
untuk diberi pertanyaan sejauh mana pentingnya bangunan seperti ini
dibangun, apakah merupakan prioritas utama selain infrastruktur lainnya
dalam kota.

Sebuah
monumen lain di kota Kediri, dari atap Monumen Simpang Lima Gumul,
merupakan menara sebuah masjid di tengah kota setinggi 100 meter,
merupakan penanda tertinggi di kota Kediri. Terasa disini
monumentalitas bangunan menjadi anomali bagi bangunan-bangunan lainnya.

Adanya kemiripan dengan bangunan Arc de Triomphe di Paris juga bisa
dipertanyakan. Apakah hal ini bisa disamakan dengan mengulang suatu
monumental yang memiliki makna lain di lain tempat. Melihat
tampilannya, kita tidak bisa menemukan perbedaan berarti, selain bahwa
ada beberapa bagian dirubah desainnya. Well, ada sedikit yang berubah,
yaitu relief pada dinding bangunan, dan detil-detil yang dihilangkan,
mungkin untuk memperkecil biaya pembangunan, atau dengan tujuan membuat
sesuatu yang baru dari ’saduran’ itu. Dari sisi anatomi tampak, tidak
terlihat adanya perbedaan berarti dengan yang di Paris, selain ada
proporsi yang berubah sedikit. Dari sisi keruangan, terdapat perbedaan,
yaitu Arc de Triomphe memiliki dua sisi, monumen Simpang Lima Gumul
memiliki empat sisi.

Monumen Arc de Triomphe yang ada di Paris. Perhatikan kesamaan skala,
dan tipologi facade bangunan dengan Monumen Simpang Lima, Gumul. Hanya,
disini kesan vitalitas menggelora dari jiwa orang-orang Eropa terlihat
jelas melalui detail reliefnya.
(sumber gambar; http://lofi.free.fr/album/paris/paris2.html)


Kesan ke-Indonesiaan dan kelokalan tampil dengan jelas melalui
penampilan yang nir-vitalitas (yang mengungkapkan bagaimana jiwa
masyarakat dilokasi ini). Namun kesan kemegahan dan kebesaran monumen
tetap terasa dengan baik. Perhatikan skala bangunan dibandingkan dengan
skala manusianya.

Relief bangunan Arc de Triomphe menandakan vitalitas gerak dari jiwa
orang Eropa, untuk memperingati kejayaan Napoleon. Sedangkan di monumen
simpang lima ini, reliefnya tidak menandakan sebuah vitalitas, namun
sepertinya lebih pada jiwa sederhana masyarakat setempat, yang tidak
menunjukkan kesan vitalitas itu, namun cukup kesan bersahaja dengan
‘motto pembangunan’ yang biasa hadir dalam retorika pemerintah daerah.
Yang jelas, eklektisisme yang kuat terasa hampir mendekati
‘pemindahan’ sebuah mahakarya dari satu tempat ke tempat lainnya.
Adakah itu karena sentuhan modernisme mulai masuk dalam tubuh
pemerintah daerah? Ataukah suatu cara mengulang (mereplika) kesuksesan
suatu monumen sebagai pengukir kejayaan dan penanda yang sangat kuat
dikenal dunia?
Bagaimana kuat terasanya monumentalitas itu bisa dimengerti oleh
masyarakat yang lugu di daerah tersebut? Pertanyaan yang besar bila
dibandingkan monumentalitas diterima di tempat lain yang masyarakatnya
lebih dewasa dan kritis dengan segala perubahan yang terjadi.( juga deket rmh indah)
Kembali Ke Atas Go down
UPICK



Posting : 48
Location : bone-makassar
Points : 2934
Reputasi : 5
Join date: : 11.01.09

PostSubyek: Re: liat dan rasakan   Wed 25 Mar 2009, 7:18 pm

masih kebayang kerajaan kediri waktu gw memerintah dulu.....hehehehe
tapi itu dulu ..skr ga lagi ......
gw serahin ke org laen buat nerusin pemerintahan...........

wakakakakakakakakak.............

_________________
Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-sinar, tetapi tidak melihat apa-apa.

Kembali Ke Atas Go down
masfack
Admin
Admin


Posting : 251
Location : jangan ntar ketahuan pacar
Points : 3214
Reputasi : 7
Join date: : 04.09.08

PostSubyek: Re: liat dan rasakan   Wed 25 Mar 2009, 8:25 pm

Inilah kota tercintanya INDAH
Kembali Ke Atas Go down
http://kediri.forum8.biz
Sponsored content




PostSubyek: Re: liat dan rasakan   Today at 10:25 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
liat dan rasakan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» ** SALE SEPATU BIKER IMPOR STREET ALPHA [SIDI] & ALPINESTAR, rugi ga liat **
» Komik Bergambar Kocak :D Yg Lagi STRESS Silahkan Liat Sendiri..!!
» Hal-Hal yang dapat membuat kaum lelaki menangis
» ASK : Settingan Carbu, Mixture & Spuyer saat Ganti busi Iridium
» Di intilin terussss...

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Umum :: KEDIRI Komunitas :: Kab KEDIRI DISINI-
Navigasi: